Minggu, 10 November 2019

KEPAK SEKOLAH MODEL SPMI 2019





SDN Sunter Agung 05 Pagi yang awalnya bernama SDN Sunter Agung 13,  berdiri pada tahun 1983 diatas lahan seluas 1.879 M2 dengan bangunan 1.715 M2 .  berada Wilayah kelurahan Sunter Agung Kecamatan Tanjung Priok Kota Administrasi Jakarta Utara Provinsi DKI Jakarta. Pada tahun 2015 sesuai instruksi Pemerintah Dinas pendidikan Provinsi DKI Jakarta diregrouping  dengan SDN Sunter Agung 06 petang menjadi  SDN Sunter Agung 05.
Saat ini  SDN Sunter Agung 05 dipimpin oleh  Ibu Sita Lumbanraja, S.Pd sebagai Kepala Sekolah dengan jumlah Guru PNS 14 orang, Guru  KKI 7 orang, tenaga kependidikan 4 orang dan jumlah siswa 476 orang
Visi
Terwujudnya Warga Sekolah yang beriman, bertaqwa, Berprestasi, Berbudaya, Berkarakter Bangsa dan Peduli Lingkungan”
dan Misi 
1.             Mewujudkan  kompetensi  peserta  didik  agar  menjadi  manusia yang  beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2.             Mewujudkan prestasi siswa yang tinggi.
3.             Melaksanakan  pembelajaran yang beroriantasi pada  pengembangan  akhlak  mulia, dan kecerdasan  akademik
4.             Mewujudakan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa.
5.             Memiliki keunggulan dalam peningkatan kompetensi guru, pengembangan ilmu dan teknologi, bahasa inggris, dan kemampuan mengekspresikan keindahan dan harmoni.
6.             Mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat, bersih, rindang dan asri sebagai upaya dalam pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup.
7.             Mewujudkan lingkungan sekolah yang bebas dari sampah plastik sebagai upaya perlindungan terhadap pencemaran lingkungan

Pada tahun 2017 SDN Sunter Agung 05 ditunjuk oleh LPMP DKI Jakarta sebagai Sekolah Model untuk melaksanakan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam rangka memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP), untuk meningkatkan penjaminan mutu pendidikan di sekolah dan mengimbaskan ke sekolah lain, sesuai PP 19 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan dan Permendikbud No.28 Tahun 2016 Tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP).
Pelaksanaan SPMI, di SDN Sunter Agung 05  dilakukan 6 siklus yang terdiri dari enam tahap, yaitu (1) Rapat kerja TPMPS, (2) perencanaan pemenuhan mutu, (3) pelaksanaan pemenuhan mutu, (4) penyusunan strategi pemenuhan mutu yang baru. (5) Diseminasi Pelaksanaan SPMI di sekolah Model  dan  (6) Penyusunan Laporan Hasil Pelaksanaan Seluruh Tahapan SPMI.
Pemetaan mutu dilakukan oleh SDN Sunter Agung 05  melalui Evaluasi Diri Sekolah (EDS). Instrumen EDS bisa menggunakan instrumen yang telah dibuat oleh pemerintah atau membuat sendiri. Perencanaan pemenuhan mutu merujuk kepada hasil pemetaan mutu. Disusun berdasarkan skala prioritas, mana indikator atau subindikator mutu pada pada standar yang paling lemah, lalu dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Sekolah (RKS) dan Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS).
Sejak melaksanakan program Sekolah Model SPMI selama tiga tahun, SDN Sunter Agung 05 mendapat banyak perubahan dalam peningkatan pemenuhan mutu. Diantaranya Nilai Akreditasi sekolah yang sebelumnya mendapatkan nilai  B menjadi A pada tahun 2017, begitu juga nilai raport mutu sekolah yang sebelumnya dibawah Standar Nasional Pendidikan akhirnya meningkat.
Perjalanan penerapan SPMI 2017 di SDN Sunter Agung dimulai dengan membuat program pemenuhan mutu literasi pojok baca dan dongeng untuk meningkatkan minat baca siswa.
Pada tahun 2018  SDN Sunter Agung 05 menerapkan kegiatan SPMI dengan melaksanakan kegiatan pemenuhan mutu dengan workshop pembuatan soal HOTS untuk meningkat kompetensi guru dalam membuat soal penilaian evaluasi siswa dan literasi Pojok Baca di setiap ruang kelas.
Tahun 2019 SDN Sunter Agung 05 melaksanakan kegiatan Penyusunan pedoman  pemenuhan mutu SPMI sebagai panduan pelaksanaan penguatan SPMI secara mandiri di tahun berikutnya yang mana di harapkan Pada tahun 2020 SDN Sunter Agung 05 Melaksanakan pemenuhan mutu secara mandiri dengan merencanakan program Pelatihan ICT (Information Computer Techonology) berbagai sumber metode pembelajaran berbasis Teknologi Informasi untuk meningkat kompetensi waraga sekolah (guru dan siswa) dalam memenuhi  8 Standar Nasional Pendidikan 
Diseminasi pelaksanaan pemenuhan mutu atau disebut juga dengan monitoring dan evaluasi (monev) dilaksanakan untuk memastikan bahwa pelaksanaan pemenuhan mutu sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Monitoring dilaksanakan bersamaan dengan proses pelaksanaan pemenuhan mutu.  Hasilnya lalu dievaluasi di akhir kegiatan untuk dijadikan dasar pengambilan keputusan atau penyusunan program tindak lanjut pascamonev. Adapun strategi pemenuhan mutu yang baru dilakukan jika kegiatan pemenuhan mutu yang lama telah selesai dilaksanakan.
            Selama  tiga tahun SDN Sunter Agung 05 melaksanakan program penjaminan mutu SPMI , banyak sekali perubahan dan peningkatan yang dialami diantaranya :
Ø  Kelulusan siswa mencapai 100 %
Ø  Nilai Ujian Nasional Meningkat  tahun 2017, 2018 dan 2019
Ø  Juara 1 lomba Muadzin Tingkat Provinsi  tahun 2017
Ø  Meraih Penghargaan Adiwiyata Tingkat Kecamatan tahun 2017
Ø  Meraih Penghargaan Adiwiyata Tingkat Kota tahun 2017
Ø  Meraih Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi tahun 2018
Ø  Juara 2 menulis cerpen tingkat kotamadya tahun 2019
Ø  Juara 1 Penggalang Pramuka Tingkat kotamadya Tahun 2019
Selain prestasi Akademik dan non akademik  SDN Sunter Agung 05 menerapkan pendidikan berkarakter, contohnya pembiasaan siswa untuk membuang  sampah pada tempatnya sesuai dengan jenis sampah, membawa tempat makan dan minum sehingga mengurangi sampah plastik di lingkungan sekolah, selain itu setiap hari Jum’at melaksanakan pembiasaan sholat dhuha berjamaah
Dalam konteks pendidikan karakter, ada nilai-nilai yang ditanamkan dari pelaksanaan SPMI yang menjadi kesepakatan bersama atau komitmen  SDN sunter agung 05 , antara lain : (1) Meningkatkan budaya mutu pendidikan baik manajemen maupun akademik non akademik, (2) meningkatkan mutu kinerja Guru yang professional  , (3) Meningkatkan mutu pembelajar sesuai dengan standar Nasional (SNP) , (4) Meningkatkan mutu Prestasi belajar siswa , (5) meningkatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan harapan masyarakat , (6) meningkatkan budaya lingkungan sekolah yang sehat dan bersih sebagai upaya pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup.
Berdasarkan kepada uraian di atas, dapat diambil sebuah benang merah bahwa SPMI bukan hanya sekedar proses peningkatan mutu, tetapi sarat akan makna yang dapat diambil oleh semua warga sekolah, khususnya dalam literasi dan pendidikan karakter. Literasi dan pendidikan karakter adalah dua hal yang universal dan independen, bisa dikaitkan dengan berbagai hal, termasuk dalam pelaksanaan SPMI.


Kamis, 15 November 2018



KEGIATAN MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN 10 NOPEMBER 2018 
SDN SUNTER AGUNG 05 








KEGIATAN SHOLAT DHUHA DAN KULTUM
SISWA SISWI KELAS 1 , 2, 3, 4, 5 DAN 6
SDN SUNTER AGUNG 05 
TAHUN 2017 2018


من صلى الضحى ثنتي عشرة ركعة بنى الله له قصرا من ذهب في الجنة
“Barangsiapa yang shalat sunnah dhuha 12 rakaat, Allah bangunkan untuknya istana di surga.”

Doa sholat dhuha



Rabu, 31 Oktober 2018




SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL

 PEMENUHAN MUTU
SDN SUNTER AGUNG 05







  


Disusun Oleh : Tim TPMPS Sekolah Model SPMI 2018 SDN Sunter Agung 05




SDN SUNTER AGUNG 05
2018

I.         PENDAHULUAN
SDN Sunter Agung 05 berdiri pada tahun 1983.  Sebelumnya SD tersebut bernama SDN Sunter Agung 13. Pada tahun 1983, SDN Sunter Agung 13 dibagi menjadi SDN Sunter Agung 05 Pagi dan SDN Sunter Agung 06 Petang. SD yang berada di kawasan Jakarta Utara itu berdiri diatas lahan seluas 1.879 M2 dengan luas bangunan 1.715 M2
Pada tahun 2015 SDN Sunter Agung 05 Pagi dan SDN Sunter Agung 06 Petang diregrouping menjadi SDN Sunter Agung 05 dan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, SDN Sunter Agung 05 memiliki fasilitas seperti 8 ruang kelas, 1 ruang perpustakaan, 1 ruang UKS, dan 2 ruang kantor, yaitu kantor guru dan kantor kepala sekolah, yang keseluruh bangunannya telah permanen tembok.
Pada tahun 2017 SDN Sunter Agung 05 ditunjuk menjadi sekolah model sampai dengan sekarang yang merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan Penjaminan Mutu Pendidikan di sekolah SDN Sunter Agung 05.








SDN SUNTER AGUNG 05
Pemenuhan dan penjaminan mutu pendidikan ini merupakan tanggung jawab dari setiap komponen di satuan pendidikan. Penjaminan mutu pendidikan pada satuan pendidikan tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya budaya mutu pada seluruh komponen satuan pendidikan. Oleh karena itu, pada pelaksanaan sistem penjaminan mutu pendidikan pada satuan pendidikan dilakukan dengan pendekatan pelibatan seluruh komponen satuan pendidikan ( whole school approach ) agar seluruh komponen pendidikan bersama-sama memiliki budaya mutu.

A.    PELAKSANAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL PADA LITERASI POJOK BACA DAN DONGENG TAHUN  2017
1.        Fasilitator/Pendamping
Fasilitator kegiatan Pengembangan dan Pengimbasan Sekolah Model adalah 2 orang fasilitator nasional (fasnas) / daerah (fasda) yang sudah mengikuti pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), yaitu Bapak Lukas Sujarwo, dan Ibu Yulie Apsari, Serta Ibu Agustina Kurniati, pengawas sekolah yang menjadi observer dalam pendampingan.
2.        Strategi Pelaksanaan tahun 2017
Setelah mengikuti pelatihan Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah (TPMPS) Penyusunan Potret Sekolah Model di LPMP DKI Jakarta pada Tahun  2017. Strategi pelaksanaan pengembangan dan pengimbasan sekolah model adalah sebagai berikut:
1.      Rapat kerja untuk membahas tentang penguatan koordinasi internal TPMPS, serta analisis peta mutu sebagai dasar penyusunan perencanaan program peningkatan mutu.
2.      Penyusunan Rencana Peningkatan Mutu melalui reviu hasil analisis pemetaan mutu dan reviu ERKAS/daftar program peningkatan mutu untuk menentukan prioritas.
3.      Pelaksanaan Peningkatan Mutu melalui pengembangan jejaring sekolah dengan pemangku kepentingan, implementasi PPK, literasi, kemampuan abad 21 (pembuatan media informasi dan komunikasi) serta fasilitasi kegiatan dengan narasumber/fasda/ pemangku kepentingan lainnya.
4.      Monitoring dan Evaluasi Peningkatan Mutu
5.      Penyusunan Strategi Peningkatan Mutu dengan melakukan reviu terhadap laporan hasil monev dan penetapan strategi peningkatan mutu.
6.      Penyusunan laporan hasil pelaksanaan seluruh tahapan SPMI.





a.      Pemenuhan Mutu Pendidikan SDN Sunter Agung 05 melalui Pojok Baca
Tujuan adalah untuk meningkatkan minat baca siswa-siswi di SDN Sunter Agung 05 setelah kurang maksimal, sehingga seluruh siswa dapat  memiliki wawasan yang luas dan prestasinya menjadi meningkat.
ü  Memaksimalkan Pemanfaatan pojok baca  untuk seluruh warga SDN Sunter Agung 05
ü  Meningkatkan minat baca seluruh warga SDN Sunter Agung 05.
Literasi pojok baca, dongeng dan Perpustakaan adalah mencakup suatu ruangan, bagian dari pojok ruangan gedung / bangunan  atau gedung tersendiri yang berisi buku-buku koleksi, yang diatur dan disusun demikian rupa, sehingga mudah untuk dicari dan dipergunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan oleh pembaca (Sutarno NS, 2006:11).
Secara lebih konkrit Literasi Pojok baca dapat dirumuskan sebagai suatu unit kerja dari sebuah lembaga pendidikan yang berupa tempat penyimpanan koleksi buku-buku pustaka untuk menunjang proses pendidikan. Sejalan dengan perkembangan zaman, pengertian Literasi pojok baca secara berangsur-angsur mengalami perluasan. Pada mulanya setiap ada kumpulan buku-buku koleksi yang dikelola secara rapi dan teratur disebut Literasi pojok baca , tetapi karena adanya perkembangan teknologi modern dalam usaha pelestarian dan pengembangan informasi, maka koleksi buku literasi pojok baca  tidak hanya terbatas buku-buku saja tetapi juga beraneka ragam jenisnya.


MASALAH DAN PEMECAHANNYA
Identifikasi dan Analisis Masalah
Berikut adalah analisis permasalahan terkait perpustakaan
Kondisi Yang Diharapkan
Kondisi Saat Ini
Gap ( Masalah )
Sarana dan Prasarana
Tersedia perabot perpustakaan yang lengkap meliputi rak buku, meja, kursi, lemari katalog, computer, laci, mainan edukasi, papan pengumuman, administrasi perpustakaan, dsb.
Ruang perpustakaan di SDN Sunter Agung 05, minimnya kelengkapan Petugasnya guru agama
Kurangnya tersedianya sarana dan prasarana perpustakaan yang memadai,
Koleksi Perpustakaan
Koleksi literasi pojok baca dan  perpustakaan pada umumnya berupa buku, dari berbagai jenis, dengan beragam bentuk. Bahan pustaka baik yang cetak seperti buku, jurnal, hasil penelitian, skripsi, tesis, koran, majalah dan sebagainya, sedangkan non cetak seperti CD-ROM, jurnal elektronik, CD, disket, kaset.
Koleksi yang lengkap dengan jumlah yang memadai, didukung oleh luas ruangan yang cukup leluasa untuk menampung kapasitas koleksi tersebut akan menjadi sebuah nilai lebih bagi sebuah perpustakaan.
Koleksi yang ada di SDN Sunter Agung 05 saat ini hanya koleksi-koleksi lama yang sudah tidak menarik. Sebagian besar adalah buku-buku paket kurikulum tempo dulu yang sudah tidak terpakai. Bahkan perpustakaan sekolah saat ini terkesan seperti gudang penyimpanan buku.
Bahkan tidak ada satupun CD pembelajaran ataupun e-book yang kita miliki.
Tidak tersedianya koleksi perpustakaan yang up to date sehingga siswa dan guru malas untuk dating ke perpustakaan.
Pelayanan
Pelayanan yang cepat, tepat, akurat, didukung dengan sikap yang baik, ramah, akan semakin melangkapi citra perpustakaan ideal. Pelayanan yang cepat dapat dicapai apabila dalam sistem kerjanya menggunakan metode yang tepat didukung dengan fasilitas teknologi informasi yang sampai saat ini sudah diakui dapat membantu banyak pekerjaan manusia menjadi lebih cepat dalam skala yang besar. Pelayanan dapat berlangsung dengan tepat apabila didukung oleh sumber daya manusia yang teliti dan bertanggung jawab dalam pekerjaannya.
Di SDN Sunter Agung 05 pelayanan di perpustakaan hanya dilakukan di jam-jam tertentu mengikuti waktu luang guru Agama yang ditugaskan untuk menjadi pustakawan dan semua pencatatan masih manual tanpa bantuan system teknologi.
Belum adanya pelayanan prima di Perpustakaan SDN Sunter Agung 05 karena hampir tidak ada pelatihan.


a.      Kriteria Keberhasilan
Keberhasilan meningkatkan minat baca bagi seluruh siswa-siswi SDN Sunter Agung 05 ini sangat tergantung pada peran serta seluruh stakeholder yang ada di sekolah. Adapun kriteria yang dapat dijadikan keberhasilan adalah:
Tersosialisasinya kegiatan Bagaimana menumbuhkan minat baca bagi seluruh siswa SDN Sunter Agung 05.Terbentuknya Pokja-Pokja.Terbentuknya Perpustakaan aktif dan ideal.Berjalannya semua pokja yang didukung orang tua murid.Terlaksananya evaluasi secara menyeluruh terhadap berjalannya program.Terbangunnya kesadaran semua stakeholder untuk membantu mensukseskan minat baca perpustakaan bagi siswa-siswi SDN Sunter Agung 05.

b.      Jadwal Kegiatan (Time Schedule)
No
Kegiatan
Waktu Pelaksanaan
Keterangan
1.
Proposal Action Plan
Minggu ke IV bulan September 2018
BPSDM
2.
Sosialisasi Program Menumbuhkan minat membaca
Minggu pertama bulan Oktober 2018
Sekolah dan Orang Tua
3.
Pembentukan Pokja
Minggu Ke IV bulan Oktober  2018
Guru dan Komite serta Wali Orang Tua Murid Kelas
4.
Pengajuan Jenis-jenis buku yang layak dibaca oleh siswa
Minggu Ketiga bulan September 2018
Sudin/Dinas Pendidikan, Sekolah, dan Orang Tua Murid
5.
Action Plan
Minggu keempat bulan September 2018
Seluruh Stakholde sekolah
6.
Tindak Lanjut
Minggu pertama bulan 5 Nov 2018

7.
Refleksi
Minggu pertama bulan Des 2018



c.       Tindak Lanjut
Rencana
Waktu Pelaksanaan
Mendesain dan melengkapi sarpras Ruang pojok baca dan Perpustakaan
Desember 2018

Melengkapi koleksi pojok baca dan  perpustakaan
Desember 2018
Merekrut Pustakawan profesional
Januari 2019
Mesortir buku-buku yang layak dibaca oleh siswa
Februari 2019
Mengklasifikasikan jenis-jenis buku bacaan
Maret 2019
Memulai kegiatan literasi di sekolah
April 2019
Mengadakan lomba-lomba literasi
Mei 2019
Membuat e-library yang terkoneksi internet
Juni 2019


Mading SDN Sunter Agung 05

 














B.     MENJADI SEKOLAH MODEL SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL OLEH PENGAWAS DI SDN SUNTER AGUNG 05 TAHUN  2018 
Model Penguatan SPMI oleh Pengawas SDN Sunter Agung 05 dengan diawali Pengarahan Motivasi serta Komitmen sekolah  model dan sekolah imbas dalam mengimplementasikan Sistem Penjaminan mutu internal ( SPMI ) dan hasil pemetaan mutu tahun sebelumnya hasil verifikasi dan validasi adalah terpilihnya sekolah tersebut yang akan melaksanakan SPMI yang tahun 2018 sebelumnya telah melakasnakan kegiatan tersebut yang berdampak positif pada sekolah model dan sekolah imbas.

Rangkaian Kegiatan pengembangan sekolah model Sistem penjaminan Mutu Internal sekolah Model dan sekolah Imbas adalah sebagai berikut :
1.                  Penguatan SPMI oleh Pengawas
Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) oleh pengawas yang dilaksanakan tanggal hari Jumat tanggal 24 Agustus 2018 dengan jumlah 28 peserta  Pengawas SD serta Tim pendampingan Tujuannya yaitu agar sekolah mampuh menerapkan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri dan bebrbasis mengimbaskan penjaminan mutu pada sekolah lain.
2.                  Rapat Kerja
Setelah pelaksanaan penguatan SPMI oleh pengawas  membetuk Rapat Kerja Hari Selasa 4 September 2018 di Ruang guru yang di hadiri Guru Tim Penguatan SPMI berjumlah 15 Orang  termasuk Kepala Sekolah dan Komite, Menindak lanjuti Hasil EDS Untuk Pemenuhan SNP. Sekolah terampil melakukan perencanaan untuk mengatasi permasalahan sesuai dengan skala Prioritas. Pemenuhan mutu workshop pembuatan soal Kurikulum 2013 disekolah Model dan sekolah imbas
3.       Penyusunan Rencana Peningkatan Mutu
Penyusunan rencana peningkatan dilaksanakan hari kamis 6 Setember 2018 jumlah 28 peserta  dari sekolah model dan imbas oleh narasumber/fasilitator Agustina Kurniati, M.Pd dan Yulie  A yaitu telaah hasil rapat kerja TPMPS hasil analisis profil mutu. Identifikasi dalam RKAS 2018 dan E-RKAS 2019 Penyusunan KAK/tutor Program Pemenuhan Mutu dan pemanfaatan jejaring dalam pemenuhan mutu.
4.         Persiapan Pelaksanaan pemenuhan Mutu 
Pelaksanaan pemenuhan mutu dilaksnakan pada hari Jumat 21 September 2018 yang di hadiri peserta rapat 10 orang guru, kepala dan tenaga pendidikan. Rapat Persiapan kegiatan pelaksanaan pemenuhan mutu sekolah model penjaminan mutu yanga akan dihadiri 36 peserta  terdiri dari sekolah model dan sekolah imbas dengan narasumber/ fasilitator ibu Agustina Kurniati, M. Pd untuk materinya tentang pembuatan soal Kurikulum 2013.

5.      Pelaksanaan Pemenuhan Mutu


Selasa, 25 September 2018.Peningkatan Pemenuhan mutu terus dilakukan khususnya di SDN Sunter Agung 05 sekolah model dan sekolah imbas . Oleh karena itu salah satu program dari bidang kurikulum adalah mengadakan workshop dengan tema Penilaian Kurikulum 2013 dan Pembuatan Soal. Narasumber nya adalah  Ibu Agustina Kurniati ,M.Pd Pengawas Sekolah SD Wilayah Binaan III Kecamatan Tanjung Priok Wilayah 1 Kota Administrasi Jakarta Utara Peserta workshop sebanyak 36 orang tenaga pendidik SDN sunter Agung 05 ( Sekolah Model)dan Sekolah Imbas SDN sunter Agung 01, SDN Sunter Agung 09, SDN Sunter Agung 13, SDS Cicilia dan SDS Santo Lukas Jakarta Utara.Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman bentuk-bentuk penilaian di dalam kurikulum 2013 revisi dan bagaimana menyusun soal yang baik untuk ulangan harian,ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester. Kegiatan dibuka oleh kepala SDN Sunter Agung 05 10 ,bapak Maman, S.Ag, dengan pesannya bahwa peningkatan kemampuan diri itu penting untuk bisa mengembangkan dan memberi pembekalan yang tepat bagi para siswa. Untuk itu kehadiran para peserta workshop sangat diharapkan tetap konsisten hingga acara berakhir. Acara dimulai dari pukul 08.00 hingga pukul 16.30 di ruang Kelas SDN Sunter Agung 05
Acara dilanjutkan oleh pemateri dengan menyampaian beberapa peraturan pemerintah kaitan dengan penilaian seperti permen no :53 tahun 2015 dan permen no.23 tahun 2016. Kemudian disampaikan pula beberapa revisi yang terdapat didalam kurikulum 2013. Pengetahuan tersebut memang sangat diperlukan oleh peserta agar bisa mengikuti perkembangan kebijakan, sehingga dalam memperlakukan peserta didik dalam proses pembelajaran dapat menyesuaikan dengan informasi terkini.
Materi kedua disampaikan setelah istirahat sholat zuhur, yaitu tentang bagaimana menulis soal type HOTS (Higher Order Thinking Skills). Dalam penyampaiannya banyak memberikan contoh nyata sehingga mudah dipahami oleh peserta (guru) . Terlihat dari  banyaknya pertanyaan yang diberikan peserta. Kegiatanpun seharian didampingi oleh kepala Madrasah dengan penuh perhatian.
Begitu besar perhatian pimpinan terhadap permasalahan yang dihadapi oleh para guru, sehingga programpun disesuaikan dengan  kebutuhan para pendidik terutama kebutuhan yang paling vital dalam pembelajaran. Mengajar tidak hanya mentransfer ilmu dari guru kepada siswa, tapi bagaimana setelah pemberian materi tersebut  sangatlah  perlu diperhatikan. Kelemahan dalam penilaian yang mungkin akan berakibat fatal seandainya sang pendidik tidak memahami bagaimana melakukan penilaian yang tepat dan bagaimana menyusun soal yang baik, sehingga kebutuhan siswa tercukupi.
        Kegiatan diakhiri dengan mempraktekan bagaimana menulis dan menyusun soal HOTS secara berkelompok perumpun. Peserta terbagi  bahasa Indonesia, bahasa Inggris , seni budaya dan penjaskes), IPA,  IPS, Matematika, PLBJ, PPKN dan Agama. Setelah membuat soal HOTS di masing-masing rumpun, diharapkan peserta bisa mempresentasikan soal yang telah dibuat dan di bahas bersama, namun karena keterbatasan waktu, sehingga waktu presentasi akan di jadwalkan kembali untuk pertemuan berikutnya. Rasa ingin tahu yang besar membuat para peserta semangat melakukan kegiatan tersebut hingga waktu berakhir. Semoga semangat dari para guru seiring dengan semangat melakukan perubahan dalam diri pribadi masing-masing untuk berbuat lebih baik dan lebih bermanfaat bagi peserta didik .
6.  Pelaksanaan Evaluasi Pemenuhan Mutu dan Penyusunan Strategi         Peningkatan Mutu
Pelaksanaan Evaluasi Pemenuhan Mutu dan Penyusunan Strategi peningkatan mutu. Hari jumat tanggal 28 September 2018 dan pesertanya dari sekolah model dan sekolah imbas 28  peserta Narasumber/ fasilitator  2 0rang dan Tim pendamping LPMP Provinsi DKI Jakarta,. tentang Telaah hasil evaluasi kegiatan penyususnan strategi peningkatan mutu dilanjutkan kegiatan Refleksi dan persiapan Penyususunan laporan pengembangan sekolah model oleh oleh tim pendampingan sekolah model.
7.      Penyusunan Laporan Hasil Pelaksanaan Seluruh Tahapan SPMI
Terbentuknya tim Penyusunan Laporan Hasil pelaksanaan Seluruh Tahapan SPMI 2018 hari senin  2 Oktober 2018 dengan jumlah 10 peserta.


DAMPAK PELAKSANAAN PROGRAM  SPMI
Program Sekolah Model Sistem Penjaminan mutu Internal di SDN Sunter Agung 05 yang sudah dapat berjalan dengan baik membawa dampak positif bagi warga Sekolah SDN Sunter Agung 05 yaitu :
1.      Meningkatkan minat keingintahuan siswa dalam menggali pengetahuan maupun keterampilan.
2.      Meningkatkan minat membaca pada seluruh warga sekolah (guru, siswa maupun orang tua ).
3.      Meningkatnya penguatan pendidikan karakter di kalangan civitas sekolah
4.      Membuat para peserta semangat melakukan kegiatan tersebut hingga waktu berakhir. Semoga semangat dari para guru seiring dengan semangat melakukan perubahan dalam diri pribadi masing-masing untuk berbuat lebih baik dan lebih bermanfaat bagi peserta didik.
















ok