SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
PEMENUHAN MUTU
SDN SUNTER AGUNG 05
Disusun
Oleh : Tim TPMPS Sekolah Model SPMI 2018 SDN Sunter Agung 05
SDN
SUNTER AGUNG 05
2018
I.
PENDAHULUAN
SDN Sunter Agung 05 berdiri pada tahun
1983. Sebelumnya SD tersebut bernama SDN Sunter Agung 13.
Pada tahun 1983, SDN Sunter Agung 13 dibagi menjadi SDN Sunter Agung 05 Pagi dan SDN Sunter Agung 06 Petang. SD yang
berada di kawasan Jakarta Utara itu berdiri diatas lahan seluas 1.879 M2
dengan luas bangunan 1.715 M2
Pada
tahun 2015 SDN Sunter Agung 05 Pagi dan SDN Sunter Agung 06 Petang diregrouping
menjadi SDN Sunter Agung 05 dan dalam
pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, SDN Sunter Agung 05 memiliki fasilitas
seperti 8 ruang kelas, 1 ruang perpustakaan, 1 ruang UKS, dan 2 ruang kantor,
yaitu kantor guru dan kantor kepala sekolah, yang keseluruh bangunannya telah
permanen tembok.
Pada
tahun 2017 SDN Sunter Agung 05
ditunjuk menjadi sekolah model sampai dengan sekarang yang
merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan Penjaminan Mutu
Pendidikan di sekolah SDN Sunter Agung 05.
SDN SUNTER AGUNG 05
Pemenuhan
dan penjaminan mutu pendidikan ini merupakan tanggung jawab dari setiap
komponen di satuan pendidikan. Penjaminan mutu pendidikan pada satuan
pendidikan tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya budaya mutu pada
seluruh komponen satuan pendidikan. Oleh karena itu, pada pelaksanaan sistem
penjaminan mutu pendidikan pada satuan pendidikan dilakukan dengan pendekatan
pelibatan seluruh komponen satuan pendidikan ( whole school approach ) agar
seluruh komponen pendidikan bersama-sama memiliki budaya mutu.
A.
PELAKSANAAN
SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL PADA LITERASI POJOK BACA DAN DONGENG TAHUN 2017
1.
Fasilitator/Pendamping
Fasilitator kegiatan Pengembangan dan
Pengimbasan Sekolah Model adalah
2
orang fasilitator nasional (fasnas) / daerah (fasda) yang sudah mengikuti pelatihan Sistem
Penjaminan Mutu Internal (SPMI), yaitu Bapak Lukas Sujarwo, dan Ibu Yulie Apsari, Serta Ibu Agustina Kurniati,
pengawas sekolah yang menjadi observer dalam pendampingan.
2.
Strategi
Pelaksanaan tahun 2017
Setelah
mengikuti pelatihan Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah (TPMPS) Penyusunan
Potret Sekolah Model di LPMP DKI Jakarta pada Tahun 2017. Strategi pelaksanaan pengembangan dan
pengimbasan sekolah model adalah sebagai berikut:
1. Rapat
kerja untuk membahas tentang
penguatan koordinasi internal TPMPS, serta analisis peta mutu sebagai dasar
penyusunan perencanaan program peningkatan mutu.
2. Penyusunan
Rencana Peningkatan Mutu melalui reviu hasil analisis pemetaan mutu dan reviu ERKAS/daftar program
peningkatan mutu untuk menentukan prioritas.
3. Pelaksanaan
Peningkatan Mutu melalui
pengembangan jejaring sekolah dengan pemangku kepentingan, implementasi PPK,
literasi, kemampuan abad 21 (pembuatan media informasi dan komunikasi) serta
fasilitasi kegiatan dengan narasumber/fasda/ pemangku kepentingan lainnya.
4. Monitoring
dan Evaluasi Peningkatan Mutu
5. Penyusunan
Strategi Peningkatan Mutu dengan
melakukan reviu terhadap laporan hasil monev dan penetapan strategi
peningkatan mutu.
6. Penyusunan
laporan hasil pelaksanaan seluruh
tahapan SPMI.
a. Pemenuhan
Mutu Pendidikan SDN Sunter Agung 05 melalui Pojok Baca
Tujuan adalah untuk
meningkatkan minat baca siswa-siswi di SDN Sunter Agung 05 setelah kurang maksimal, sehingga seluruh
siswa dapat memiliki wawasan yang luas dan prestasinya
menjadi meningkat.
ü Memaksimalkan Pemanfaatan pojok baca untuk seluruh warga SDN Sunter Agung 05
ü Meningkatkan
minat baca seluruh warga SDN Sunter Agung 05.
Literasi pojok baca,
dongeng dan Perpustakaan adalah mencakup suatu ruangan, bagian dari pojok
ruangan gedung / bangunan atau gedung
tersendiri yang berisi buku-buku koleksi, yang diatur dan disusun demikian
rupa, sehingga mudah untuk dicari dan dipergunakan apabila sewaktu-waktu
diperlukan oleh pembaca (Sutarno NS, 2006:11).
Secara lebih konkrit
Literasi Pojok baca dapat dirumuskan sebagai suatu unit kerja dari sebuah
lembaga pendidikan yang berupa tempat penyimpanan koleksi buku-buku pustaka
untuk menunjang proses pendidikan. Sejalan dengan perkembangan zaman, pengertian
Literasi pojok baca secara berangsur-angsur mengalami perluasan. Pada mulanya setiap
ada kumpulan buku-buku koleksi yang dikelola secara rapi dan teratur disebut
Literasi pojok baca , tetapi karena adanya perkembangan teknologi modern dalam
usaha pelestarian dan pengembangan informasi, maka koleksi buku literasi pojok
baca tidak hanya terbatas buku-buku saja
tetapi juga beraneka ragam jenisnya.
MASALAH
DAN PEMECAHANNYA
Identifikasi dan Analisis Masalah
Berikut adalah analisis permasalahan
terkait perpustakaan
Kondisi Yang Diharapkan
|
Kondisi Saat Ini
|
Gap ( Masalah )
|
Sarana dan Prasarana
|
||
Tersedia perabot perpustakaan yang
lengkap meliputi rak buku, meja, kursi, lemari katalog, computer, laci,
mainan edukasi, papan pengumuman, administrasi perpustakaan, dsb.
|
Ruang perpustakaan di SDN Sunter Agung 05, minimnya kelengkapan
Petugasnya guru agama
|
Kurangnya
tersedianya sarana dan prasarana perpustakaan yang memadai,
|
Koleksi Perpustakaan
|
||
Koleksi literasi pojok baca dan perpustakaan pada umumnya berupa buku, dari
berbagai jenis, dengan beragam bentuk. Bahan pustaka baik yang cetak seperti
buku, jurnal, hasil penelitian, skripsi, tesis, koran, majalah dan
sebagainya, sedangkan non cetak seperti CD-ROM, jurnal elektronik, CD,
disket, kaset.
Koleksi yang lengkap dengan jumlah
yang memadai, didukung oleh luas ruangan yang cukup leluasa untuk menampung
kapasitas koleksi tersebut akan menjadi sebuah nilai lebih bagi sebuah
perpustakaan.
|
Koleksi yang ada di SDN Sunter Agung
05 saat ini hanya koleksi-koleksi lama yang sudah tidak menarik. Sebagian
besar adalah buku-buku paket kurikulum tempo dulu yang sudah tidak terpakai.
Bahkan perpustakaan sekolah saat ini terkesan seperti gudang penyimpanan
buku.
Bahkan tidak ada satupun CD pembelajaran
ataupun e-book yang kita miliki.
|
Tidak tersedianya koleksi perpustakaan
yang up to date sehingga siswa dan guru malas untuk dating ke perpustakaan.
|
Pelayanan
|
||
Pelayanan yang cepat, tepat, akurat,
didukung dengan sikap yang baik, ramah, akan semakin melangkapi citra
perpustakaan ideal. Pelayanan yang cepat dapat dicapai apabila dalam sistem
kerjanya menggunakan metode yang tepat didukung dengan fasilitas teknologi
informasi yang sampai saat ini sudah diakui dapat membantu banyak pekerjaan
manusia menjadi lebih cepat dalam skala yang besar. Pelayanan dapat
berlangsung dengan tepat
apabila didukung oleh sumber daya manusia yang teliti dan bertanggung jawab
dalam pekerjaannya.
|
Di SDN Sunter Agung 05 pelayanan di
perpustakaan hanya dilakukan di jam-jam tertentu mengikuti waktu luang guru Agama yang ditugaskan untuk menjadi
pustakawan dan semua pencatatan masih manual tanpa bantuan system teknologi.
|
Belum adanya pelayanan prima di
Perpustakaan SDN Sunter Agung 05 karena hampir tidak ada pelatihan.
|
a. Kriteria Keberhasilan
Keberhasilan
meningkatkan minat baca bagi seluruh siswa-siswi SDN Sunter Agung 05 ini sangat
tergantung pada peran serta seluruh stakeholder yang ada di sekolah. Adapun
kriteria yang dapat dijadikan keberhasilan adalah:
Tersosialisasinya kegiatan Bagaimana
menumbuhkan minat baca bagi seluruh siswa SDN Sunter Agung 05.Terbentuknya
Pokja-Pokja.Terbentuknya Perpustakaan aktif dan ideal.Berjalannya semua pokja
yang didukung orang tua murid.Terlaksananya
evaluasi secara menyeluruh terhadap berjalannya program.Terbangunnya kesadaran
semua stakeholder untuk membantu mensukseskan minat baca perpustakaan bagi
siswa-siswi SDN Sunter Agung 05.
b. Jadwal Kegiatan (Time Schedule)
No
|
Kegiatan
|
Waktu Pelaksanaan
|
Keterangan
|
1.
|
Proposal Action Plan
|
Minggu ke IV bulan September 2018
|
BPSDM
|
2.
|
Sosialisasi Program Menumbuhkan minat
membaca
|
Minggu pertama bulan Oktober 2018
|
Sekolah dan Orang Tua
|
3.
|
Pembentukan Pokja
|
Minggu Ke IV bulan Oktober 2018
|
Guru dan Komite serta Wali Orang Tua
Murid Kelas
|
4.
|
Pengajuan Jenis-jenis buku yang layak
dibaca oleh siswa
|
Minggu Ketiga bulan September 2018
|
Sudin/Dinas Pendidikan, Sekolah, dan
Orang Tua Murid
|
5.
|
Action Plan
|
Minggu keempat bulan September 2018
|
Seluruh Stakholde sekolah
|
6.
|
Tindak Lanjut
|
Minggu pertama bulan 5 Nov 2018
|
|
7.
|
Refleksi
|
Minggu pertama bulan Des 2018
|
c. Tindak Lanjut
Rencana
|
Waktu Pelaksanaan
|
Mendesain dan melengkapi sarpras Ruang
pojok baca dan Perpustakaan
|
Desember
2018
|
Melengkapi koleksi pojok baca dan perpustakaan
|
Desember 2018
|
Merekrut Pustakawan profesional
|
Januari 2019
|
Mesortir buku-buku yang layak dibaca
oleh siswa
|
Februari 2019
|
Mengklasifikasikan jenis-jenis buku
bacaan
|
Maret 2019
|
Memulai kegiatan literasi di sekolah
|
April 2019
|
Mengadakan lomba-lomba literasi
|
Mei 2019
|
Membuat e-library yang terkoneksi
internet
|
Juni 2019
|
|
B.
MENJADI
SEKOLAH MODEL SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL OLEH PENGAWAS DI SDN SUNTER AGUNG
05 TAHUN 2018
Model Penguatan SPMI oleh Pengawas
SDN Sunter Agung 05 dengan diawali Pengarahan Motivasi serta Komitmen
sekolah model dan sekolah imbas dalam
mengimplementasikan Sistem Penjaminan mutu internal ( SPMI ) dan hasil pemetaan
mutu tahun sebelumnya hasil verifikasi dan validasi adalah terpilihnya sekolah
tersebut yang akan melaksanakan SPMI yang tahun 2018 sebelumnya telah melakasnakan
kegiatan tersebut yang berdampak positif pada sekolah model dan sekolah imbas.
Rangkaian Kegiatan pengembangan sekolah model
Sistem penjaminan Mutu Internal sekolah Model dan sekolah Imbas adalah sebagai
berikut :
1.
Penguatan
SPMI oleh Pengawas
Penguatan
Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) oleh pengawas yang dilaksanakan tanggal
hari Jumat tanggal 24 Agustus 2018 dengan jumlah 28 peserta Pengawas SD serta Tim pendampingan Tujuannya
yaitu agar sekolah mampuh menerapkan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri
dan bebrbasis mengimbaskan penjaminan mutu pada sekolah lain.
2.
Rapat
Kerja
Setelah
pelaksanaan penguatan SPMI oleh pengawas
membetuk Rapat Kerja Hari Selasa 4 September 2018 di Ruang guru yang di
hadiri Guru Tim Penguatan SPMI berjumlah 15 Orang termasuk Kepala Sekolah dan Komite, Menindak
lanjuti Hasil EDS Untuk Pemenuhan SNP. Sekolah terampil melakukan perencanaan
untuk mengatasi permasalahan sesuai dengan skala Prioritas. Pemenuhan mutu
workshop pembuatan soal Kurikulum 2013 disekolah Model dan sekolah imbas
3. Penyusunan
Rencana Peningkatan Mutu
Penyusunan
rencana peningkatan dilaksanakan hari kamis 6 Setember 2018 jumlah 28 peserta dari sekolah model dan imbas oleh
narasumber/fasilitator Agustina Kurniati, M.Pd dan Yulie A yaitu telaah hasil rapat kerja TPMPS hasil
analisis profil mutu. Identifikasi dalam RKAS 2018 dan E-RKAS 2019 Penyusunan
KAK/tutor Program Pemenuhan Mutu dan pemanfaatan jejaring dalam pemenuhan mutu.
4. Persiapan Pelaksanaan pemenuhan
Mutu
Pelaksanaan
pemenuhan mutu dilaksnakan pada hari Jumat 21 September 2018 yang di hadiri
peserta rapat 10 orang guru, kepala dan tenaga pendidikan. Rapat Persiapan kegiatan
pelaksanaan pemenuhan mutu sekolah model penjaminan mutu yanga akan dihadiri 36 peserta terdiri dari sekolah model dan sekolah imbas dengan narasumber/ fasilitator ibu Agustina Kurniati, M. Pd untuk materinya tentang pembuatan soal Kurikulum 2013.
5. Pelaksanaan Pemenuhan Mutu
Selasa, 25 September 2018.Peningkatan Pemenuhan
mutu terus dilakukan khususnya di SDN Sunter Agung 05 sekolah model dan sekolah
imbas . Oleh karena itu salah satu program dari bidang kurikulum adalah
mengadakan workshop dengan tema Penilaian Kurikulum 2013 dan Pembuatan
Soal. Narasumber nya adalah Ibu
Agustina Kurniati ,M.Pd Pengawas Sekolah SD Wilayah Binaan III Kecamatan
Tanjung Priok Wilayah 1 Kota Administrasi Jakarta Utara Peserta workshop
sebanyak 36 orang tenaga pendidik SDN sunter Agung 05 ( Sekolah Model)dan
Sekolah Imbas SDN sunter Agung 01, SDN Sunter Agung 09, SDN Sunter Agung 13,
SDS Cicilia dan SDS Santo Lukas Jakarta Utara.Tujuan kegiatan adalah
meningkatkan pemahaman bentuk-bentuk penilaian di dalam kurikulum 2013 revisi
dan bagaimana menyusun soal yang baik untuk ulangan harian,ulangan tengah
semester dan ulangan akhir semester. Kegiatan dibuka oleh kepala SDN Sunter
Agung 05 10 ,bapak Maman, S.Ag, dengan pesannya bahwa peningkatan kemampuan
diri itu penting untuk bisa mengembangkan dan memberi pembekalan yang tepat
bagi para siswa. Untuk itu kehadiran para peserta workshop sangat diharapkan
tetap konsisten hingga acara berakhir. Acara dimulai dari pukul 08.00 hingga
pukul 16.30 di ruang Kelas SDN Sunter Agung 05
Acara dilanjutkan oleh pemateri dengan
menyampaian beberapa peraturan pemerintah kaitan dengan penilaian seperti
permen no :53 tahun 2015 dan permen no.23 tahun 2016. Kemudian disampaikan pula
beberapa revisi yang terdapat didalam kurikulum 2013. Pengetahuan tersebut
memang sangat diperlukan oleh peserta agar bisa mengikuti perkembangan
kebijakan, sehingga dalam memperlakukan peserta didik dalam proses pembelajaran
dapat menyesuaikan dengan informasi terkini.
Materi kedua disampaikan setelah istirahat
sholat zuhur, yaitu tentang bagaimana menulis soal type HOTS (Higher Order
Thinking Skills). Dalam penyampaiannya banyak memberikan contoh nyata sehingga
mudah dipahami oleh peserta (guru) . Terlihat dari banyaknya pertanyaan
yang diberikan peserta. Kegiatanpun seharian didampingi oleh kepala Madrasah
dengan penuh perhatian.
Begitu besar perhatian pimpinan terhadap permasalahan
yang dihadapi oleh para guru, sehingga programpun disesuaikan dengan
kebutuhan para pendidik terutama kebutuhan yang paling vital dalam
pembelajaran. Mengajar tidak hanya mentransfer ilmu dari guru kepada siswa,
tapi bagaimana setelah pemberian materi tersebut sangatlah perlu
diperhatikan. Kelemahan dalam penilaian yang mungkin akan berakibat fatal
seandainya sang pendidik tidak memahami bagaimana melakukan penilaian yang
tepat dan bagaimana menyusun soal yang baik, sehingga kebutuhan siswa
tercukupi.
Kegiatan diakhiri dengan mempraktekan bagaimana
menulis dan menyusun soal HOTS secara berkelompok perumpun. Peserta
terbagi bahasa Indonesia, bahasa Inggris
, seni budaya dan penjaskes), IPA, IPS, Matematika,
PLBJ, PPKN dan Agama. Setelah membuat soal HOTS di masing-masing rumpun,
diharapkan peserta bisa mempresentasikan soal yang telah dibuat dan di bahas
bersama, namun karena keterbatasan waktu, sehingga waktu presentasi akan di
jadwalkan kembali untuk pertemuan berikutnya. Rasa ingin tahu yang besar
membuat para peserta semangat melakukan kegiatan tersebut hingga waktu
berakhir. Semoga semangat dari para guru seiring dengan semangat melakukan
perubahan dalam diri pribadi masing-masing untuk berbuat lebih baik dan lebih
bermanfaat bagi peserta didik .
6.
Pelaksanaan Evaluasi Pemenuhan Mutu dan
Penyusunan Strategi Peningkatan
Mutu
Pelaksanaan
Evaluasi Pemenuhan Mutu dan Penyusunan Strategi peningkatan mutu. Hari jumat
tanggal 28 September 2018 dan pesertanya dari sekolah model dan sekolah imbas
28 peserta Narasumber/ fasilitator 2 0rang dan Tim pendamping LPMP Provinsi DKI
Jakarta,. tentang Telaah hasil evaluasi kegiatan penyususnan strategi
peningkatan mutu dilanjutkan kegiatan Refleksi dan persiapan Penyususunan
laporan pengembangan sekolah model oleh oleh tim pendampingan sekolah model.
7.
Penyusunan Laporan Hasil Pelaksanaan Seluruh
Tahapan SPMI
Terbentuknya
tim Penyusunan Laporan Hasil pelaksanaan Seluruh Tahapan SPMI 2018 hari
senin 2 Oktober 2018 dengan jumlah 10
peserta.
DAMPAK
PELAKSANAAN PROGRAM SPMI
Program Sekolah Model Sistem
Penjaminan mutu Internal di SDN Sunter Agung 05 yang sudah dapat berjalan
dengan baik membawa dampak positif bagi warga Sekolah SDN Sunter Agung 05 yaitu
:
1. Meningkatkan
minat keingintahuan siswa dalam menggali pengetahuan maupun keterampilan.
2. Meningkatkan
minat membaca pada seluruh warga sekolah (guru, siswa maupun orang tua ).
3. Meningkatnya
penguatan pendidikan karakter di kalangan civitas sekolah
4. Membuat
para peserta semangat melakukan kegiatan tersebut hingga waktu berakhir. Semoga
semangat dari para guru seiring dengan semangat melakukan perubahan dalam diri
pribadi masing-masing untuk berbuat lebih baik dan lebih bermanfaat bagi
peserta didik.
ok















Tidak ada komentar:
Posting Komentar